GIANYAR - Kasta tertinggi kompetisi sepak bola tanah air, BRI Super League musim 2026/2027, resmi bergulir dengan menyajikan pertarungan sengit sejak pekan pertama. Klub kebanggaan masyarakat Bali, Bali United, sukses mengamankan tiga poin krusial usai menumbangkan perlawanan sengit dari PSS Sleman. Pertandingan yang diwarnai drama penalti, pembatalan gol oleh sistem Video Assistant Referee (VAR), hingga gol balasan di masa injury time tersebut menegaskan ketatnya persaingan kompetisi musim ini.
Pertandingan pembuka ini mempertemukan skuad Serdadu Tridatu arahan pelatih Johnny Jansen dengan tim promosi berambisi tinggi, PSS Sleman, yang ditukangi oleh Pieter Huistra. Bali United tampil mengandalkan kombinasi pilar asing dan pemain muda berbakat seperti Teppei Yachida, Queven, serta Kadek Arel Priyatna. Di sisi lain, PSS Sleman memberikan perlawanan gigih dengan menurunkan susunan pemain tangguh yang digalang oleh Lucao, Cleberson, serta penyerang Gustavo Tocantins.
Laga bertensi tinggi ini digelar secara resmi pada Jumat malam, 4 September 2026, mulai pukul 19.00 WIB. Pertandingan ini menjadi ajang pembuktian awal bagi kedua tim untuk menguji efektivitas persiapan pramusim mereka sebelum mengarungi jadwal kompetisi yang panjang.
Atmosfer pertandingan berpusat di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Ribuan suporter Serdadu Tridatu memadati tribune stadion untuk memberikan dukungan langsung, sementara momen kehangatan juga tercipta di luar lapangan saat suporter tuan rumah menyambut kedatangan pendukung PSS Sleman sebagai wujud persaudaraan antar-fans sepak bola nasional.
Keberhasilan Bali United mengamankan kemenangan pada laga ini didorong oleh dominasi penguasaan bola serta efektivitas serangan dari sektor sayap. Pelatih Johnny Jansen menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain agresif dan menekan sejak awal demi membongkar pertahanan rapat tiga bek yang diterapkan PSS Sleman. Strategi penekanan konstan tersebut memaksa barisan belakang Super Elja melakukan kesalahan di area sensitif yang berujung pada hadiah penalti bagi tuan rumah.
Ringkasan Laga Pembuka BRI Super League 2026/2027: Bali United vs PSS Sleman
| Parameter Pertandingan | Detail Catatan Lapangan |
| Kompetisi | BRI Super League Musim 2026/2027 (Pekan Ke-1) |
| Hasil Akhir | Bali United 2 - 1 PSS Sleman |
| Pencetak Gol Bali United | Teppei Yachida (39' - Penalti), Queven (67') |
| Pencetak Gol PSS Sleman | Melvyn Lorenzen (90+5') |
| Lokasi Laga | Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali |
| Catatan Khusus | Dua Gol Bali United Dianulir VAR & Keputusan Penalti VAR |
Jalannya laga berlangsung ketat sejak babak pertama bergulir. PSS Sleman sempat memberikan ancaman berbahaya melalui serangan balik cepat yang dimotori Riko Simanjuntak dan Gustavo Tocantins. Namun, disiplinnya lini belakang Bali United yang dipimpin kapten Ricky Fajrin mampu menetralisir bahaya sebelum membahayakan gawang Mike Hauptmeijer.
Momen krusial terjadi pada menit ke-37 saat gelombang serangan Bali United memaksa terjadinya pelanggaran di dalam kotak penalti. Setelah melalui peninjauan VAR oleh wasit, Bali United dianugerahi hadiah penalti yang dieksekusi dengan sangat tenang oleh gelandang asal Jepang, Teppei Yachida, pada menit ke-39 untuk membawa tuan rumah unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Bali United semakin mengendalikan alur permainan. Pada menit ke-67, Queven memperlebar keunggulan Serdadu Tridatu menjadi 2-0 lewat tembakan terukur yang memanfaatkan umpan matang di area pertahanan PSS. Bali United sebenarnya sempat mencetak dua gol tambahan di pertengahan babak kedua, namun kedua gol tersebut dianulir wasit usai mengecek layar monitor VAR karena adanya posisi offside dan pelanggaran terlebih dahulu.
PSS Sleman menunjukkan mental pantang menyerah hingga menit-menit akhir pertandingan. Memasuki masa injury time, tepatnya menit ke-90+5, pemain pengganti Melvyn Lorenzen berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1 memanfaatkan kelengsangan barisan belakang tuan rumah. Kendati demikian, waktu yang tersisa tidak cukup bagi Super Elja untuk menyamakan skor hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan 2-1 ini menjadi modal berharga bagi Bali United untuk mengawali langkah awal kompetisi di papan atas klasemen sementara. Pelatih Johnny Jansen mengapresiasi kerja keras skuadnya meskipun menekankan pentingnya evaluasi konsentrasi di menit-menit akhir, sementara kubu PSS Sleman menjadikan performa gigih ini sebagai bahan evaluasi positif guna menatap laga kandang pekan depan.