Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Tanah Air setelah pasangan selebritas Audi Marissa dan Anthony Xie memutuskan untuk mengakhiri perjalanan rumah tangga mereka melalui proses perceraian. Di balik keputusan pahit tersebut, keduanya memilih untuk berpisah secara baik-baik demi menjaga kedamaian serta tumbuh kembang buah hati mereka. Kabar ini mengemuka seiring beredarnya pesan perpisahan menyentuh yang ditulis langsung oleh Audi untuk sang suami.
Aktor dan aktris populer Audi Marissa serta Anthony Xie menjadi dua sosok utama yang berada di tengah pusaran kabar perceraian ini. Audi merupakan pihak yang melayangkan gugatan cerai, sementara Anthony Xie menerima keputusan perpisahan tersebut dengan kedewasaan. Meski berpisah, keduanya telah menyepakati bahwa hak asuh anak tunggal mereka akan diserahkan penuh kepada Anthony Xie atas pertimbangan kebaikan bersama.
Keputusan besar untuk mengakhiri pernikahan ini mengemuka dan menjadi sorotan publik pada awal September 2026. Sebelum gugatan resmi dilayangkan ke Pengadilan Agama, pasangan yang menikah pada September 2020 ini ternyata sudah tidak lagi tinggal seatap dan mantap memilih jalan hidup masing-masing.
Gugatan perceraian serta kesepakatan perpisahan ini bergulir di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, tempat proses hukum perceraian mereka diproses secara resmi. Meskipun proses persidangan berjalan di pengadilan, keduanya memilih menyelesaikan polemik hak asuh dan urusan domestik secara kekeluargaan di luar ruang sidang.
Alasan utama di balik perpisahan ini berakar dari perbedaan pandangan serta prinsip hidup yang lambat laun membuat mereka menyadari bahwa jalan terbaik adalah berjalan sendiri-sendiri. Keputusan menyerahkan hak asuh anak kepada Anthony Xie juga diambil secara sadar oleh Audi Marissa karena mempertimbangkan kesiapan serta stabilitas lingkungan tumbuh kembang sang anak tanpa mengurangi kasih sayang dari kedua orang tuanya.
Alur perpisahan mereka berlangsung penuh keharuan tanpa diwarnai konflik terbuka. Audi Marissa menyampaikan pesan salam perpisahan yang sarat makna melalui media sosial, menegaskan bahwa meski mereka gagal mempertahankan status sebagai pasangan suami istri, mereka akan tetap menjadi tim yang kompak sebagai orang tua. Proses perceraian ini kini berjalan secara kooperatif, di mana kedua belah pihak berkomitmen untuk saling mendukung dan menjaga silaturahmi demi masa depan buah hati mereka.